About Us

Inindonesiaku – Kepada Teman Indonesia dan Sesama Pecinta Indonesia dari Seluruh Dunia.

Sesederhana menyesap minuman kopi dari dataran tinggi tanah surga Indonesia saat pagi hari. Terkadang kita tidak perlu tahu bagaimana biji kopi dirawat hingga menjadi kopi enak di meja favorit kita semua. Inindonesiaku hadir untuk menjadi surga berbagi tentang setiap keseharian, kegiatan terencana, bahkan ketidaksengajaan dalam menikmati hidup dengan cara Indonesia dengan apa adanya. Mengajak menjalani kekaguman dengan kebiasaan umum ketika menikmati sebuah keindahan.

Saat Budaya melebur dengan dinamika modernitas dan penuh kesan gaya, kami menceritakan kembali dengan menanamkan kebanggaan. Meski sesekali jeda mencari tempat makan idaman untuk melebur dalam kekhasan citarasa otentik dari setiap daerah. Kami pecinta Seni tanpa latarbelakang desertasi, kami bahkan melangkah ke Rinjani walau hanya lewat sedikit rekomendasi. Sekali lagi, kami menyampaikan pengalaman dengan menanamkan kebanggan. Baik ketika Anda teringat pernah melakukan hal-hal menarik seperti yang kami lakukan, atau bahkan baru melihatnya melalui inindonesiaku.com.

Beranjak ke kehidupan nyata adalah harapan bagi kami, karena dalam menikmati Indonesia, membuat tak perlu tidur untuk sekedar menikmati mimpi. Dalam keterjagaan, kami beruntung tersuguhkan surga, juga soal harapan tentang bagaimana seharusnya melakukan hidup dalam konteks menikmati Indonesia.

Tapi yang lebih penting lagi, dengan penuh kerendahan hati, kami bisa memberikan satu lagi alasanmu untuk bersyukur, bahwa kau orang Indonesia.

Seperti halnya keinginan setiap manusia untuk bisa berbagi kesenangan dan membangun kenangan dengan banyak orang lagi, menjadi sosok yang bisa diingat, bahkan dikenang sampai kapanpun. Inindonesiaku seperti itu, menjadi yang terdekat, selalu bisa diingat bila ingin berbagi tentang Indonesia, atau hanya sekedar ingin membicarakannya lagi ke orang lain lagi. Inindonesiaku, a Place to Remember.

Danu Herwono

Chief Editor inindonesiaku.com

PROFILE PERSONAL PENGURUS IDC-COMMUNITY

1. Danu Herwono – Announcer and Radio Producer (Chief Operations and Editor di inindonesiaku.com)

Danu HerwonoPertama kali jatuh cinta dengan Indonesia sejak umur 8 tahun, saat melihat koleksi foto-foto pribadi sang Ayah yang juga gemar travelling keliling Indonesia. Salah satu impian besarnya adalah bisa membuat semua orang Indonesia bangga sudah dilahirkan di Indonesia, membuat sekolah bagus dan gratis dari Sabang sampai Merauke juga membuat setiap orang Indonesia bangga menggunakan Bahasa Indonesia. Penyuka fotografi ini juga punya sense yang bagus dalam mengabadikan keindahan Indonesia, penulis yang handal dan sensitive akan ide-ide kreatif.

Adapun tempat paling favorit pria penggemar vespa kelahiran Jakarta ini di Indonesia antara lain, Pulau Karimun Jawa, di sini merupakan awal pertemuan dengan personil-personil inindonesiaku sebelum mereka memutuskan membentuk inindonesiaku.com dan IDC-Community. Green Canyon, pengalaman body-rafting pertama kali dengan pemandangan tebing-tebing alami yang menjulang. Dieng, menikmati sensasi bangun pagi disambut kabut tebal dan butiran-butiran es yang menempel di daun pohon kentang.

 2. Kartika Sari Sebayang – Wealth Management Advisor Bancassurance (Bisnis Development di inindonesiaku.com)

Kartika Sari SebayangLahir di sebuah kota bernama Kaban Jahe – Sumatera Utara, dibesarkan di Jambi dengan lingkungan budaya Jawa, Ika nama panngilannya, juga memiliki pengaruh budaya Padang dari seorang pengasuh masa kecilnya. Pertama kali jatuh cinta dengan Indonesia saat sekolah dasar, lantaran sudah memiliki kesempatan mengelilingi sebagian pulau Sumatera. Sebut saja Aceh, Medan, Bukit Tinggi, Padang, bahkan Batam, Palembang, Bengkulu, Riau, Lampung, yang membuat Ika yakin kalau masih banyak lagi yang menarik dari bagian Indonesia lainnya. Pernah juga mendaki Gunung Marapi di Padang dan terdaftar sebagai siswa pecinta alam semenjak SMA.

Menurutnya, pengalaman menjelajahi Indonesia tak akan pernah cukup untuk diceritakan hanya dalam semalam saja saat sesi dongeng menjelang tidur ke anak cucu nanti. Mulai dari Sabang sampai Marauke, Ika selalu mengajak semua pecinta Indonesia yang ditemuinya selama melakukan perjalanan, untuk bersama-sama menjaga kebanggaan sebagai orang Indonesia, demi kelestarian adat, budaya, dan alamnya yang super indah.

3. Ina Susanty – Karyawan Swasta (Event di inindonesiaku.com)

Ina SusantyPerempuan yang selalu ceria ini selalu bangga lahir di Cilacap, kota kecil di Jawa tengah bersebelahan dengan Pulau Nusa Kambangan yang punya keindahan dengan akses terbatas. Sejak kecil Ina sudah sering menjelajahi pulau jawa bersama keluarga besarnya, mulai dari mengunjungi pantai – pantai indah di Jogja, Goa Gong di Pacitan, Telaga Sarangan, Dieng dan masih banyak lagi. Karena hobby jalan – jalannya ini, setelahn lulus SMP Ina membulatkan tekad untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Pariwisata.

Lombok adalah pulau favorit bagi pecinta laut yang suka sekali dengan snorkeling ini. Menurutnya, Lombok itu surga, karena banyak sekali pantai dan gili yang dasyat indahnya bersembunyi di Pulau ini.  Menjadi guide merupakan cita – cita terpendamnya, tetapi saat ini Ina sudah cukup senang bisa memperkenalkan indahnya Indonesia melalui hasil hoby barunya di bidang fotografi. Ina merasa sangat beruntung jika bisa mengajak lebih banyak lagi sahabat pecinta Indonesia lainnya, untuk berkomitmen membentuk satu komunitas seperti IDC-Community di inindonesiaku.com dengan satu misi yang sama yaitu memperkenalkan indahnya Indonesia ke seluruh dunia.

4. Bhekti Lestari – Civil Servants (Web Development di inindonesiaku.com)

Bhekti LestariSewaktu masih mengenyam pendidikan di bangku kuliah, ayahnya pernah bilang “ Bhekti, mumpung masih muda ayo jalan-jalan ke daerah lain, biar tau daerah lain gimana, nambah pengalaman, nambah wawasan.  Temen kuliahnya banyak dari daerah kan? Tinggal ikut aja kalo mereka pulang kampung”. Nasihat itu langsung masuk ke dalam hati dan merubah Bhekti yang sejak kecil paling susah diajak pergi kemana-mana. Baginya, diam di rumah dan menikmati hobi pribadi seperti nonton tv, dulu lebih menyenangkan dari apapun.

Setelah memiliki banyak waktu luang dan punya penghasilan sendiri, Bhekti mulai merealisasikan nasihat sang ayah, berkeliling Indonesia menuju tempat-tempat wisata, mencicipi kuliner khas, dan mempelajari budaya di berbagai tempat, membuat cara berpikir Bhekti lebih terbuka, dan rasa kecintaan dengan Indonesia makin terpupuk. Menjelajahi Indonesia bagi perempuan yang berdomisili di Bandung ini layaknya membuka lembaran-lembaran kisah petualangan yang ingin terus menerus di ceritakan kepada banyak orang, di tulis untuk kemudian bisa di baca sampai banyak keturunan dan membuat setiap orang tidak sabar melanjutkan lembar berikutnya hingga tamat.

Memahami rasa cinta akan Indonesia tak sekedar soal ikut upacara bendera tiap senin pagi atau saat hari besar kemerdekaan, juga mengamati lirik dalam lagu nasional. Salah satu harapannya yang selalu dipanjatkannya pada setiap doa kepada Tuhan, adalah untuk dapat terus membuka lembaran-lembaran kisah petualangan di Indonesia dan bagian bumi lainnya, memberikan manfaat bagi orang dan lingkungan di daerah yang disinggahi, serta meyakinkan kembali kepada seluruh Orang Indonesia, bahwa Indonesia adalah negara dengan ribuan kebanggan didalamnya.

5. Nik Ratmini – Pegawai Swasta (Event di inindonesiaku.com)

Nik RatminiTerlahir di Pulau Dewata, membuat perempuan ini akrab dengan pariwisata, alam adalah sahabat sejatinya, berpetualang adalah hobinya yang membuat Nik sadar bahwa Indonesia ini sangat kaya. Terutama Alam yg sangat Indah, dengan itu dia bermimpi setiap sudut negeri ini bisa dikenal banyak orang bahkan Dunia, sehingga Bangsa ini makin Berjaya dan masyarakatnya makin makmur.

Dari pertualangan selama hidupnya, Lombok yang selalu membuat dia kembali dan kembali lagi.

Selain tempat-tempat Indah lainnya di Bumi Pertiwi ini. Ketika Menginjakkan kaki di Karimun Jawa, perempuan ini bertemu dengan pencinta Indonesia lainnya dan merasakan kesukacitaan dalam kebersamaan sehingga berkomitmen untuk membentuk satu komunitas pencinta Indonesia dalam inindonesiaku.com. Nik ibarat seorang ayah di inindonesiaku, dia yang selalu memastikan semua hal berjalan baik, dan tak segan berdiskusi dengan anggota keluarga lainnya untuk dapat menghasilkan keputusan untuk kebaikan bersama, bahkan untuk hal-hal yang sifatnya inisiatif.

6. Eggg – Web Designer (Tim Media di inindonesiaku.com)

Ega MardoyoEggg termasuk orang yang sedikit bicara tapi lebih banyak berkarya, hidup dan tumbuh di lingkungan kota Bandung yang penuh kreativitas, tak heran membuatnya mudah memiliki ide bagus dan cara pandang menarik soal banyak hal. Pribadi yang kadang terkesan misterius bisa langsung tertempel pada pria ini. Orangnya juga sederhana, bahkan saat diminta mendeskripsikan dirinya sendiri, Eggg langsung bingung dan hanya melontarkan dua kalimat kutipan seperti ini,

“Demikianlah hidup, bukan di atas atau di bawah yang penting, tapi bagaimana kita menjalaninya dengan keyakinan dan cinta. Begitu juga dengan Indonesia, bukan di atas atau di bawah, tetapi Bagaimana kita mencintai dan meyakininya.”

7. Idha Sri Hayati – Supervisor  Ticketing Travel (Finance di inindonesiaku.com)

Idha Sri HayatiIdha, nama panggilan akrabnya lulusan sekolah pariwisata ini juga jago memasak. Jadi tidak heran kalau perempuan yang cara berbicaranya sangat halus ini sering melakukan aktivitas perjalanan wisata dan kuliner. Jika saat sekolah dulu jalan-jalan dilakukan untuk bisa mendapat nilai yang bagus, saat ini Idha sungguh menyukai jalan-jalan keliling Indonesia lantaran sudah jatuh cinta dengan keindahan alamnya. Salah satu mimpinya adalah bisa mengelilingi seluruh pelosok Indonesia. Meski profesinya saat ini di biro perjalanan sudah mampu membawa Idha untuk bisa menjelajahi berbagai tempat eksotik di seluruh dunia. Tapi menurutnya, tidak ada yang seindah yang dimiliki oleh alam Indonesia.  Terlebih lagi soal kulinernya, Idha berani jamin, kalau Indonesia adalah surga makanan yang melimpah dengan cita rasa yang tidak ada duanya. Bahkan untuk sekedar aktivitas sesederhana makan saja, memasuki rumah makan di berbagai penjuru Indonesia bisa sangat berkesan dengan tambahan bumbu keramahan penduduknya, adat istiadat setempatnya yang selalu membuatnya terus ingin kembali lagi.

 Idha mulai mengenal inindonesiaku dan IDC Community saat bergabung mengikuti trip ke Menjangan, Bali dengan salah satu agendanya menikmati Nyepi. Dari sinilah Idha merasa memiliki visi dan misi yang sama, yaitu menyebarkan gerakan bangga menjadi orang Indonesia. Satu harapan sederhana Idha untuk Indonesia, “ Mudah-mudahan, akan selalu ada orang-orang yang tertarik untuk mencintai negeri ini seperti kami”.

8. Marissa Ulfah – Sharia Specialist (Marketing Communication di inindonesiaku.com)

Marissa UlfahSaat ini masih tercatat sebagai anggota pecinta alam “Harsha Pratala” di sebuah universitas swasta di Indonesia. Pengalamannya bersama Harsha Pratala membuat Icha, nama panggilan akrabnya,  sering melakukan aktivitas yang bersinggungan dengan alam nusantara.  Berbagai kegiatan telah dilakukan, dan itu membuktikan betapa besarnya kecintaan perempuan berkerudung ini dengan Indonesia. Icha adalah orang yang suka berkumpul dengan banyak teman, tak heran, kalau di suruh menyusun seluruh nama teman yang dia kenal akrab, daftarnya bisa setebal dua tumpuk iPad. Icha juga pintar menjaga hubungan baik, jika diundang reunian, Icha pasti datang.

Hobinya sejak kuliah jaman dulu hingga sekarang masih tetap sama, berkelana dan mengasah ketrampilan dalam menaklukan bentang alam dan mendaki beberapa gunung di Indonesia. Sebut saja gunung Ceremai, gunung Salak,   Gede-Pangorango, Semeru,  sampai Rinjani, semua sudah diabadikan dalam portofolio perjalanannya. Icha punya harapan sederhana, pertemuan dengan sahabat inindonesiaku dapat menginspirasi semua orang untuk bisa menikmati alam nusantara dengan cara yang berbeda, meski harus lewat cara yang lebih sederhana dan yang pasti mengena di hati.

9. Arum Silviani – Dosen, Travel blogger (Sekretaris di inindonesiaku.com)

Arum SilvianiKecintaannya pada Indonesia dimulai sejak perempuan bekerudung ini tersentuh dengan makna dari lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya, di bagian ”Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya”. Sejak saat itu, Arum panggilan akrabnya, berjanji pada dalam hati, akan membangun Indonesia dengan caranya sendiri, yaitu melalui mengajar. Arum berkeyakinan, dengan pendidikan, maka harkat, harga diri, dan derajat bangsa Indonesia dapat berdiri tegak. Tak goyah digempur badai, tak lekang disengat panas. Dari mengajar inilah perempuan yang senang bila diajak berbicara soal Indonesia ini mendapatkan berkah menjelajahi hampir seluruh bumi pertiwi, diberi kesempatan bersujud di setiap pulau besar Indonesia hingga ke pelosoknya. Menikmati warna-warni yang terbentang indah dari bawah laut hingga gunung yang gagah menggapai langit.

Meski sudah sering berkeliling, tetap saja keramahan seluruh orang Indonesia yang ditemui selalu membuat Arum terkesan. Tapi, anggunnya kota Yogyakarta, berkilaunya air danau Linow Tomohon, dan cantiknya Pulau Tidore juga Pulau Maitara, paling menjadi bekal hidupnya untuk selalu mencintai negeri kelahiran dengan cara yang lebih dari kebanyakan orang. Ibu dosen yang sekarang lebih banyak tinggal di Bandung ini juga selalu menyempatkan waktu menorehkan untaian kata terpesona dengan Indonesia di sela waktu sibuknya, tujuannya untuk selalu mengenalkan Indonesia pada dunia. Beberapa hal yang membuat Arum masih penasaran soal Indonesia, yaitu mencium harum aroma angin di sekitar tugu nol kilometer Sabang, dan menyentuh musamus di merauke, ujung paling timur dari Indonesia.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments

Comments are closed.