Kecak Dance, Uluwatu – Bali, Menonton Ditemani Lembayung Senja

Kecak Dance, Uluwatu – Bali, Menonton Ditemani Lembayung  Senja

Sekali menginjakkan kaki di Pulau Bali dijamin bakal bikin ketagihan, pasti ingin selalu kembali dan pada kesempatan ke Bali kali ini di akhir bulan April 2016, saya menonton salah satu tarian khasnya Pulau Bali yaitu Kecak Dance yang ditampilkan di sebuah panggung terbuka di objek wisata Uluwatu. Jam main Kecak Dance adalah jam 18.00 – 19.00 WITA (1 jam) dengan harga tiket Rp. 100.000/orang yang bisa dibeli langsung di Uluwatu (tanya saja ke penjaganya) tapi jika menggunakan jasa driver coba minta tolong driver nya tuk beli tiket karena harganya bisa lebih miring yaitu  Rp. 80.000 – 85.000 / orang atau bisa juga beli online via web – web wisata Bali.

Dipilih jam 18.00 WITA karena inilah yang bikin menarik, “menari disaat sunset muncul” menghadirkan dua pemandangan luar biasa bukan ?!?! tarian dan sunset, itupun kalau cuaca mendukung nah bagaimana kalau hujan ??? hahahaha ntahlah, mungkin lebih seru karena panggungnya terbuka sooo penonton dan penari akan kebasahan dehhh alias hujan – hujanan.

40 menit sebelum pertunjukan dimulai saat cuaca masih panas terik saya putuskan memasuki area panggung yang masih sepi hanya demi mendapatkan spot duduk terbaik, saya pilih duduk paling atas di bagian tengah agak ke kanan agar menghadap ke tebing heumm pemandangannya aduhaaiiii …. panggung, laut biru, tebing-tebing terlihat jelas dari kursi paling atas ini. Setiap pengunjung mendapat selembar kertas berisi alur cerita tarian tersebut dan jujur saya tidak begitu memperhatikannya. 15 Menit sebelum mulai seluruh area kursi penonton sudah terisi penuh dan jam 18.00 WITA teng teng teng tarian pun dimulai. Suara seru para penari mengumandangkan“ cak cak cak cak cak“ terdengar dari luar panggung, awal yang sempurna … suaranya enak di dengar, tertata rapi dan tak lama para penari pun memasuki panggung.

Beberapa menit tarian mulai, sunset muncul menyemburkan lembayung senja yang sangat indah, tak lama kemudian nuansa blue moment juga menyapa membuat seluruh pemandangan indah sempurna, matapun melewatkan seluruh penari dan tertuju hanya ke sunset, benar – benar tontonan luar biasa. Yang membuat lebih seru lagi terkadang penari iseng menggeret salah satu penonton gabung ke panggung tuk menari dan hal ini membuat tertawa seluruh pengunjung karena penonton yang digeret itu bingung harus menari apa akhirnya mereka menari – nari saja sesukanya bahkan menggoda balik penari nya hahahaha membuat 1 jam tak terasa berlalu walau saya tidak mengerti tentang tariannya tapi saya sungguh – sungguh terhibur dengan tingkah laku para penari, salah satunya adalah Hanoman.

Tarian selesai, munculnya sesi berfoto bersama penari, harus ngantri nihh tapi saya bahagia karena bisa berfoto berdua dengan Hanoman, penari favorit saya.  Hati sungguh terkesan dengan Kecak Dance, Uluwatu – Bali, Menonton Ditemani Lembayung  Senja,  terkesan dengan semua pemandangan indahnya, laut biru, tebing Uluwatu, tarian, sunset, blue moment muncul bersamaan di depan mata. Sambil melihat – lihat hasil jepretan kamera ehh tetiba tersadar laahh lahhh lahh ternyata saya yang paling terakhir meninggalkan panggung, semua pengunjung sudah bubar ahhhh sungguh a place to remember.

by Ina_nty

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments