Kuburan Terunyan – Bali, Kuburan Unik di Pinggir Danau Batur

Kuburan Terunyan – Bali, Kuburan Unik di Pinggir Danau Batur

Saat asyik memandangi keindahan Kintamani, keelokan Gunung dan Danau Batur dari spot gardu pandang tetiba mata melihat ada jalanan menurun menuju pinggiran danau ahhhh omong diomong ternyata di bawah sana bermukim sebuah desa nan indah bernama Desa Terunyan, letaknya percis di pinggir Danau Batur. Butuh 30 menit dari spot gardu pandang menuju ke Desa ini menggunakan roda empat.

Menuju Desa Terunyan jalannya sedikit berliku, kadang tanjakan kadang turunan, pemandangan kanan kirinya indah bukan main, menyusuri pinggiran danau dan melihat Gunung Batur sedikit lebih dekat.  Terlihat jelas di depan mata gapura Desa Terunyan menyambut saya dengan senyuman nan hening. Desa yang letaknya di bawah perbukitan, di pinggir danau ini menyimpan salah satu keunikan budaya Bali yaitu “Kuburan Terunyan”, wisata kok ke kuburan yaa ???? apa yang menarik ?? heummm Kuburan Terunyan – Bali, Kuburan Unik di Pinggir Danau Batur yang satu ini jangan sampai dilewatkan lohhh.

Kuburan Terunyan berada di pingir danau, sederet dengan Desa nya karena tidak ada akses jalan soo harus pakai perahu diisi maksimal 10 orang pengunjung. Kuburan Terunyan masih aktif berfungsi hanya untuk warga Terunyan yang sudah menikah dan matinya wajar alias tidak bunuh diri, untuk warga yang belum/tidak menikah atau anak-anak itu beda lagi kuburannya, untuk warga yang matinya (maaf) tidak wajar letak kuburannya lebih jauh lagi tapi hanya di Kuburan Terunyan yang mayat nya tidak di kubur, digeletakan begitu saja di dalam sebuah kurungan bambu …. dan ini lah uniknya : “mayat di sini digeletakan begitu saja di atas tanah mungkin karena suhu di hutan ini yang memproses sehingga dalam sebulan mayat sudah menjadi tengkorak secara alami “, ujar Pa Putu ( guide ) heumm benar atau tidak tuh  ya ????.

Ketika tiba di dermaga Kuburan Terunyan setelah 10 menit berperahu, seorang bapak tua menyambut dan menyuruh saya mengisi buku tamu dan memberi sumbangan sukarela, berapapun nilainya diterima.  Rada merinding saat masuk gerbangnya, terlihat seperti hutan lalu nampak sebuah pohon besar nan rindang ohh ternyata itu Pohon Taru Menyan yang konon hanya satu satunya di dunia dan cuma ada di Kuburan Terunyan ini. Pohon ini mampu menyerap semua bau yang ada di sekitarnya. Di sisi kanan pohon terlihat 11 buah kurungan bambu yang adalah tempat menyimpan mayat … ohh wow, saya tidak berani melihat dalamnya. Di dekat kurungan bambu banyak berserakan tulang tulang yang memang dibiarkan seperti itu dan terlihat banyak sampah yang ternyata adalah barang – barang kesayangan sang almarhum/almarhumah. Mayat di sini dibiarkan begitu saja, ditaruh di dalam kurungan bambu, tidak di kubur dan anehnya memang benar – benar tidak tercium bau apapun sama sekali, lalat pun tidak ada hanya hutan ini diisi oleh monyet – monyet yang kadang menggoda jahil para pengunjung.

Monyet di sini saya lihat tidak mendekati kurungan bambu nya ahhh monyet yang luar biasa, mereka menjaga dengan baik kuburan ini.  Senang sekali mendatangi Kuburan Terunyan – Bali, Kuburan Unik di Pinggir Danau Batur, Desa Terunyan, desa yang indah sejuk dengan segala keunikan nya ahhhhh sungguh a place to remember.

Tips : jika ingin ke Desa Terunyan silahkan hubungi Pa Putu (guide) di no Hp 0878 6064 5395, beliau ada di sekitar Kintamani (gardu pandang). Saat saya ke sana (24 April 2016) ber tujuh di kenakan biaya Rp. 600.000/rombongan (bukan biaya per orang loohh yaa), di antar sampai ke Kuburan, di ceritakan pula tentang kuburan itu dan harga ini sudah termasuk biaya sewa perahu.

Jika butuh jasa driver dan mobil untuk berkeliling Pulau Bali silahkan hubungi Pa Arie di no Tlp : 0813 3862 5666, di jamin puassss.

By Ina_nty

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments