Pantai Semeti, Kala Ombak Menyapa Mesra Tebing Batu

Pantai Semeti, Kala Ombak Menyapa Mesra Tebing Batu – by Ibhek

Pantai Semeti, salah satu pantai yang wajib menjadi salah satu tujuan wisata bila sahabat inindonesiaku.com berkunjung  ke Pulau Lombok.  Bila kebanyakan pantai di Lombok memiliki deburan ombak yang lembut seolah mengajak kita untuk segera bercengkrama menikmatinya, ombak di Pantai Lombok Tengah ini justru memiliki karakteristik kebalikannya.  Dikelilingi  tebing batuan di sekitarnya membuat ombak di pantai ini terlihat begitu kokoh dan lembut menyapa tebing-tebing yang gagah berdiri.  Tak perlu larut ikut bersama sang ombak untuk menikmati pantai ini, hanya dengan duduk di bebatuan sekitar pantai, rasa senang, kagum, dan terpesona sudah kita dapatkan.

Sekitar pukul 13.45 WITA saya bersama sahabat inindonesiaku.com lainnya untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di pantai ini.  Terik matahari siang itu tak kami rasakan begitu kami melihat suguhan pantai yang cantik, deburan ombak yang lembut dengan latar belakang pegunungan hijau serta pasir putih.  Menyusuri pantai menjadi kegiatan pertama kami di pantai ini, pasir yang terlihat seperti tepung lembut putih dari kejauhan, ternyata memiliki tekstur bulat-bulat kecil layaknya merica.  Kembali lagi kami terkagum melihat ciptaan-Nya yang begitu unik dan indah, baru pertama kali ini saya melihat pasir yang terdiri dari material laut sebesar merica, tak ingin melewatkan karya Tuhan yang indah di Pantai Semeti, Kala Ombak Menyapa Mesra Tebing Batu ini, kami pun segera mengabadikannya dengan gadget masing-masing.

Kekaguman kami terhadap Pantai Semeti tak hanya sampai disitu, di ujung pantai kami bertemu dengan jalan setapak yang dipagari tebing batuan di sebelah kanan dan kumpulan tumbuhan hijau di sebelah kiri yang seolah memanggil kami untuk segera menyibak dan menyusuri tapak demi tapak.  Tak lama kami menikmati pagar alam tersebut, kami mulai mengikuti jalan setapak hingga akhirnya kami disuguhkan pemandangan tebing batuan yang menjulang kokoh di ujung jalannya, tebing yang terdiri dari batuan hitam dan ditumbuhi flora hijau diatasnya dibarengi dengan payung langit berwarna biru, membuat siapapun yang melihatnya akan terpaku dan terpana mengaguminya, belum lagi kami selesai mengagumi tebing batuan, lekukan deburan ombak yang kokoh dan lembut menyapa tebing sudah mengantri untuk kami nikmatin. Tuhan memang Maha Besar, DIA tidak pernah berhenti membuat hamba-Nya selalu mengingat dan mengagumi-Nya.

Keindahan alam Pantai Semeti ini tidak kami sia-siakan, mata dan gadget kami seolah tak berkedip untuk menikmati, merekam, dan mengabadikannya hingga tersimpan rapih di pikiran dan memori.  Tebing batuan yang berdiri gagah menjadi suguhan pertama alam Pantai Semeti yang saya nikmati. Berbekal keyakinan akan mendapatkan keindahan yang luar biasa di atas sana, saya mulai menapaki ketinggian tebing bebatuan langkah demi langkah, peluh, lelah, dan letih yang mewarnai dan dirasakan saat menanjak pada akhirnya tak saya rasakan saat terbentang tebing batuan, lautan luas, dan langit biru di  depan mata saya.    Perpaduan komposisi alam yang luar biasa dan menakjubkan, membuat saya kembali  tertegun dan menyebut nama-Nya.  Puas menikmati Pulau Semeti dari atas tebing, kembali saya bergabung dengan sahabat inindonesiaku.com dan melanjutkan menikmati suguhan dari batuan sekitar pantai.  Disinipun keelokan Pantai Semeti kembali memanjakan mata, kami bercengkrama dan tak henti-hentinya mengagumi salah satu pantai di Lombok Tengah ini.

Tak terasa 2 jam sudah kami menikmati Pantai Semeti, saatnya berkemas dan kembali melanjutkan menikmati objek wisata lain di Lombok.  Walau tak bercengkrama lama dengan alamnya, walau tak ikut larut dalam tarian ombaknya, Pantai Semeti, Kala Ombak Menyapa Mesra Tebing Batu, benar-benar a place to remember.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments