Semarak Welcome Years 2018 InIndonesiaku Community: Merajut Silaturahmi dan Menjalin Tali Kasih dari Penjuru Negeri

Semarak Welcome Years 2018 InIndonesiaku Community: Merajut Silaturahmi dan Menjalin Tali Kasih dari Penjuru Negeri

Tak kenal maka tak sayang. Demikian kata pepatah lama. Meskipun sebenarnya sahabat IDC ini sudah saling mengenal di dunia maya, tapi tak semuanya sudah pernah bersua di dunia nyata. Karena seperti yang kita tahu, anggota komunitas InIndonesiaku ini tersebar di seluruh penjuru negeri, baik dari Indonesia, hingga ke negara tetangga. Dari beragam suku, agama, dan budaya, membaur jadi satu tanpa melihat perbedaan yang dipunya.

Pada kesempatan kali ini, di tanggal 20-21 Januari 2018, para anggota InIndonesiaku Community yang sering gagal meet-up akhirnya bertemu dan berkumpul di salah satu tempat yang menjadi hideout kami. Nggak usah disebutin lah ya dimana tempatnya. Kami mengatakannya, Surga tersembunyi di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Itu saja. Yang pasti tempatnya masih di Indonesia, nggak jauh dari Kota Bandung, dan masih sangat alami. Tempat dimana kita bisa menghirup udara segar, jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, bisa bercengkrama dengan warga sekitar, merasakan keramahan mereka, juga racikan masakan mereka yang sederhana, namun terasa sangat nikmat karena diolah dengan rasa cinta.

Nah, apa saja kegiatannya?

Tentu saja seru-seruan lah ya. Tidak ada hal-hal yang terlalu serius kami bahas di pertemuan ini. Karena niatnya memang silaturahmi. Berenang, pemotretan dengan atribut adat dan budaya Indonesia, makan bersama, sesi curhat, juga hiking.

Sahabat IDC dibalut Atribut Daerah

Menu sederhana

Sesi curhat dan kenalan ini dilangsungkan di tengah malam yang dingin. Tapi jadi hangat karena guyon dan aneka celoteh yang dilontarkan sahabat IDC. Selain itu, kami juga mengumumkan jadwal Open Trip yang bisa diikuti baik oleh Sahabat IDC, atau umum. Buat anda yang penasaran kemana saja tripnya, anda bisa kepo ke instagram @inindonesiaku. Disitu semua info tentang open trip dan kegiatan IDC dipublish. So, jangan sampai ketinggalan yaa…

Harga tripnya bagaimana? Karena yang menyelenggarakan adalah Sahabat IDC dan bukan travel agent, insyaAllah harganya pun bersahabat. Selain itu, setiap trip pasti ada kegiatan bakti sosial yang dilangsungkan. Jadi kita bisa menikmati keindahan alam, sekaligus beramal. Asyik kan?

Khasnya trip IDC memang sederhana, tapi insyaAllah anda akan mendapatkan teman perjalanan yang menyenangkan. Sehingga keseruannya tak hanya anda rasakan saat trip saja, tetapi juga setelah trip, setiap momentnya tak terlupakan. Membekas di hati. Demikian istilah kami.

Hiking di kaki gunung Tangkuban Perahu

Persiapan foto-foto

Seperti keseruan saat kami hiking ke kaki gunung Tangkuban Perahu. Tempat ini terbilang masih perawan. Tak tersentuh modernisasi, juga tak banyak orang yang tahu. Tapi justru disitulah pesonanya. Kita bebas mengeksplorenya, asalkan tidak meninggalkan sampah atau merusak lingkungan. Setiap sudutnya sempurna untuk diabadikan lewat lensa kamera. Tak perlu proses editing yang berarti, tempat ini sudah menawarkan panorama dan “vibe” yang pastinya memberikan ketenangan yang menakjubkan.

Semoga ke depannya, IDC makin eksis dan konsisten dalam menjadi duta pariwisata Indonesia. Karena pariwisata milik kita boleh dikata tiada dua di dunia. Keindahan alam yang orang bilang “natural beauty”, tak dipunya semua negara. Oleh karenanya, kita wajib menjaga dan mempromosikan untuk bisa dikenal dunia, lantas memajukan negara ini.

Buat anda yang belum gabung di InIndonesiaku Community dan hendak bergabung di komunitas pecinta Indonesia ini, anda bisa tinggalkan comment di bawah ya. Atau jika anda punya cerita tentang Indonesia yang hendak dibagi, tapi tak punya wadah untuk menuangkannya, feel free untuk mengirimkan cerita anda ke InIndonesiaku.com. Silakan hubungi contact yang kami pampang yaa…

Karena mungkin bagi anda cerita itu biasa saja, tapi boleh jadi luar biasa buat orang lain.  Semarak Welcome Years 2018 InIndonesiaku Community: Merajut Silaturahmi dan Menjalin Tali Kasih dari Penjuru Negeri benar benar a moment to remember.

 by Arum Silviani

Comments

comments