Tanjung Bloam, Surga Pingitan di Timur Indonesia

Tanjung Bloam, Surga Pingitan di Timur Indonesia - by inanty

Intinya, Tanjung Bloam adalah tempat favoritku saat beberapa waktu lalu Aku diberi kesempatan untuk mengadakan perjalanan ke Lombok di bulan Mei yang sangat-sangat wajib disyukuri.  Bisa dibilang, setiap ada kesempatan untukku berdoa, Aku selalu sempatkan meminta kepada Tuhan untuk bisa kembali suatu saat nanti.  Keindahan tempat spesial Objek Wisata ini makin terlihat, bahkan saat beberapa teman terpesona dengan hasil fotoku saat berjalan berdua dengan salah satu teman pecinta Indonesia lainnya.

GambarHamparan pasir putih yang lembut, suara angin yang membisikkan kalimat-kalimat selamat datang dengan sukacita seakan terdengar di telingaku, menegaskan bahwa Tanjung Bloam, Surga Pingitan di Timur Indonesia.

Aku mengerti kenapa sebegitu lebarnya senyum Tanjung Bloam saat kedatangan kami, Tanjung Bloam termasuk surga pribadi yang jarang mendapat kunjungan dari tamu.  Awalnya Aku tidak berharap banyak soal tempat ini, sedikit sekali sumber cerita yang bisa menggambarkan wajah Tanjung Bloam dengan sangat realistis.  Apalagi benar saja, akses ke Tanjung Bloam tega-teganya begitu menghebohkan perutku, jauh sebelum kita pernah berkenalan sama sekali.  Jalan masih berbatu dan kental wilayah perkampungan.  Tapi, sesulit apapun medan yang harus ditempuh, perjalanan selalu terasa lebih indah bila memperjuangkannya bersama para sahabat inindonesiaku.com.

GambarAda satu cerita yang Aku dapat saat bertamu ke Tanjung Bloam dari seorang penduduk setempat.  Aku rasa cerita ini akan selalu menarik untuk diceritakan sampai kapanpun.  Jadi begini, kalau sahabat pecinta Indonesia pernah mengunjungi Lombok dan sempat menyapa keramahan Pantai Pink, ada satu kesamaan menarik antar pantai indah ini dengan tetangganya Tanjung Bloam.  Kedua tempat ini ternyata adalah benar-benar tanah milik pribadi.  Jadi bisa dibayangkan, kenapa khususnya Tanjung Bloam menjadi seperti putri cantik yang dipingit.

Dulu pemilik tanah di Tanjung Bloam benar-benar tidak mengijinkan siapapun masuk ke wilayahnya, kecuali sudah mengenal dan menjadi tamu pribadi dari pemilik tanah atau kita menginap di cottage yang tersedia di Tanjung Bloam.  Berbeda dengan pemilik tanah Pantai Pink yang sampai sekarang masih berbaik hati memperbolehkan siapapun menikmati keindahan pantai tersebut.

Gambar

tanjung bloam 2

Singkat cerita pemilik Pantai Pink sempat kecewa dengan pihak Tanjung Bloam yang tidak memperbolehkan tamunya menikmati keindahan surga tersebut sampai akhirnya pemilik Pantai Pink memberlakukan hal yang sama yaitu tidak memperbolehkan tamu Tanjung Bloam masuk ke area Pantai Pink dan protes pun datang dari tamu akibat mereka tidak dapat mengeksplor lebih jauh keindahan kedua potongan surga itu.  Kedua tuan rumah pun saling melakukan kesepakatan, kalau setiap tamunya boleh saling mengunjungi surga pribadi mereka masing-masing.  Jadi kalau kamu adalah tamu dari pemilik Pantai Pink, kamu bisa mengunjungi Tanjung Bloam dengan diantar sang tuan rumah.  Kebetulan, dalam perjalananku kali ini, Aku adalah tamu dari pemilik tanah di Pantai Pink.

Tanjung Bloam, Surga Pingitan di Timur Indonesia benar-benar A Place to Remember untuk semua orang yang beruntung bisa menjalin keintiman dengannya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments