Wisata Flores,Keindahan Kelimutu dan Hangatnya Desa Bena Bajawa

Wisata Flores,Keindahan Kelimutu dan Hangatnya Desa Bena Bajawa

Keinginan untuk mengunjungi Danau Kelimutu dan Wae Rebo akhirnya terwujud juga. Tepat hari Jumat tanggal 6 Januari 2017 saya bersama dengan rombongan berkumpul di Bandara Ngurah Rai. Awalnya saya ingin melakukan perjalanan ini bersama adik sepupu saja namun ada teman dan saudara yang ingin bergabung dalam perjalanan ini. Keinginan ini sudah terencana sejak bulan Oktober 2016. Karena kebetulan adik saya akan pulang ke Bali jadi saya mengajak dia untuk melakukan perjalanan ke Flores. Flores memiliki alam yang begitu indah dan mempesona. Dengan alamnya yang berwarna warni membuat saya tergiur untuk mengunjungi Flores, khususnya Kelimutu dan Wae Rebo.  Awal saya mengetahui Kelimutu dan Wae Rebo karena saya menonton sebuah video jalan-jalan man yang dibagikan oleh sepupu saya lewat FB. Saya mulai mencari cari informasi lebih detail tentang tempat ini. Semakin dicari semakin tumbuh keinginan saya untuk pergi, melihat dan merasakan sendiri alam flores.

Rumah Pengasingan Soekarno

Setelah sampai di Bandara Ende saya beserta rombongan telah di jemput oleh driver kami, Bang Ronald. Di Ende, salah satu teman saya dari Solo sudah menunggu kami. Berangkatlah kami menuju ke penginapan karena besok pagi –pagi jam 4 kami harus melanjutkan perjalanan menikmati matahari terbit di danau Kelimutu. Cuaca pada saat itu cukup bagus walaupun sedikit mendung. Dalam perjalanan ke Hotel di Kelimutu, kami menyempatkan diri mengunjungi tempat atau rumah pengasingan Presiden pertama Indonesia yakni Soekarno. Tempatnya sangat dekat dengan bandara, sekitar 30 menit. Rumah pengasingan Soekarno sangat kecil namun bersih. Disana hanya ada satu penjaga yang pada saat itu kami temui sedang bersih bersih halaman rumah. Kami terpukau dengan rumah itu. Rumah dengan beberapa ruang tempat tidur, halaman belakang dengan subuah sumur, beberapa kamar mandi dan  dapur, seorang presiden Indonesia diasingkan ditempat terpencil.

Perjalanan ke Moni Kelimutu

Perjalanan menuju Eco Lodge Kelimutu

Senja Perjalanan ke Moni Kelimutu

Kelimutu memiliki cuaca yang sangat sejuk dan bersih. Kami menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam untuk menuju penginapan Eco Lodge Kelimutu. Dalam perjalanan kami melewati bukit bukit tinggi dengan jalan berkelok kelok. Di perjalanan kami menikmati sunset dan sesekali kami berhenti dijalan menikmati suasana senja di Ende. Tepat pukul 7 malam kami tiba di Hotel. Karena sudah malam kami segera menuju kamar untuk beristirahat. Cuaca pada saat itu tidak terlalu dingin mungkin karena musim hujan jadi suhu dingin tidak begitu tinggi.

Perjalanan Mendaki Kelimutu

Sunrise Kelimutu

Pukul 4 pagi alarm berbunyi bertanda perjalanan menuju danau kelimutu dimulai. Bergegas kami bangun dan menyiapkan segala sesuatu yang harus kami bawa. Perjalanan ke danau kelimutu ditempuh kurang lebih 45 menit dari hotel kami menginap. Tiket masuk yang harus dibayar untuk satu orang yakni 5000 rupiah dan 10.000 untuk parkir mobil. Jalan menuju ke danau, berkelok kelok, kecil dan berbukit. Pendakian yang ditempuh selama 1 jam menuju danau tanpa guide. Untungnya ada beberapa petunjuk yang membantu kami. Aroma belerang yang cukup menyengat dipagi hari dan cukup banyak orang yang sudah bersiap menikmati matahari terbit di atas danau Kelimutu. Warna ketiga danau pada saat itu yakni hitam, hijau dan tosca.  Setiap danau dengan warnanya memiliki cerita tersendiri.

Perjalanan ke Bejawa

Lodge Manulalu

Setelah puas menikmati matahari terbit diatas danau kelimutu perjalanan kami lanjutkan menuju Desa Bena Bajawa, desa nan exotic, hijau dan asri. Perjalanan ke Bena dari Kelimutu ditempuh dalam waktu 7 jam. Di Bena kami menginap di Villa Manulalu Bajawa. Villa ini lokasinya persis dibawah bukit Manulalu yang sejuk banyak pepohonan hijau berumur ratusan tahun. Lokasinya tenang, sejuk dan nyaman. Sangat pas bagi wisatawan yang benar benar ingin beristirahat. Lokasi sangat dekat dengan pemandian sungai air panas dan desa tradisional Bena. Kami hanya menghabiskan waktu satu malam dengan mengunjungi pemandian air panas dan Desa Adat Bena. Kemudian dimalam hari setelah puas berendam di air panas kami menyantap makan malam di hotel dan bergabung bersama beberapa tamu menikmati lantunan lagu dan kami menikmatinya denga bersuka ria sambil berjoget dan bernyanyi hingga larut malam.  Wisata Flores,Keindahan Kelimutu dan Hangatnya Desa Bena Bajawa, a place to remember.

by Novi Ani

Manulalu View

Suasana Sarapan di Manulalu

Desa Bena dari Manulalu Villa

Desa Bena

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments