Wisata Kalimantan Barat, Berpetualang ke 3 Kota (Pontianak, Singkawang, Bengkayang)

Mendengar nama Kalimantan Barat apa yang sahabat bayangkan pertama kali? Hutan! ya, Kalimantan Barat masih memiliki hutan tropis serta sumber daya alam yang banyak salah satunya wisata alamnya. Aku dan sahabat IDC berpetualang ke-3 kota di Kalimantan Barat yaitu Pontianak, Singkawang dan Bengkayang.

PONTIANAK

Pontianak merupakan ibukota provinsi Kalimantan Barat. Dari Jakarta kami menuju bandara Supadio, dan menginap disalah satu hotel di Pontianak. Seperti informasi yang aku dapatkan dari sahabat IDC yang berasal dari Kota Pontianak, bahwa Kota ini identik dengan warung kopi-nya, salah satu yang paling terkenal dan selalu ramai yaitu:

1.  Warung Kopi Asiang

Menikmati pagi yang sendu karena hujan masih membasahi langit Pontianak hari ini paling enak ngopi di Warung Kopi Asiang di Jl. Merapi, Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Warkop Asiang salah satu kedai kopi terkenal di Pontianak, bagi kamu penikmat kopi wajib datang ke sini. Harga secangkir kopi Asiang Rp 7.000 selain itu tersedia jajanan kue-kue juga lho untuk pelengkap kopimu. Ke Kota yang terletak di Garis Bujur Nol Derajat ini tak lengkap rasanya kalau aku tidak mengunjungi salah satu ikon yang paling terkenal se-Indonesia, yaitu:

2. Tugu Khatulistiwa

Salah satu kelebihan Kota Pontianak yang dilalui oleh garis khatulistiswa, sehingga dibangun sebuah tugu bernama  Tugu Khatulistiwa yang terletak di Jl. Khatulistiwa, Batu Layang, Siantan, Kota Pontianak. Tugu Khatulistiwa dibangun dan ditetapkan sebagai titik  khatulistiwa di Kota Pontianak.

Setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September, Tugu Khatulistiwa menjadi lokasi Hari Kulminasi Matahari. Titik kulminasi merupakan titik dimana matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa. Saat fenomena alam ini berlangsung, bayangan tugu akan ‘menghilang’ selama beberapa detik meskipun diterpa sinar matahari termasuk bayangan kita.

SINGKAWANG

Bergeser sedikit dari Pontianak kita menuju Kota Singkawang. Singkawang merupakan kota kedua setelah Pontianak berjarak sekitar 145 KM atau 3 jam perjalanan menggunakan mobil. Banyak cerita tentang asal usul Kota Singkawang, tapi yang paling sering aku dengar dulunya daerah ini menjadi tempat persinggahan para penambang emas dari Tiongkok sebelum melanjutkan perjalanan ke Monterado.

Apa aja sih yang bisa Sahabat IDC temukan di Kota yang katanya sebagai barometer tempat wisata di Provinsi Kalimantan Barat ini? Objek wisata yang paling menarik di Kota Singkawang yaitu dari bidang Wisata Budaya.

1. Wisata Budaya

Kota Singkawang dikenal dengan wisata budaya dengan tiga suku besar penduduk yang mendiami Singkawang Tionghoa, Dayak dan Melayu. Banyak orang menyebut Kota Singkawang sebagai “Hongkongnya Indonesia”. Bukan karena ada yang namanya Pasar Hongkong ya, tetapi karena banyaknya penduduk keturunan Tionghoa dan banyaknya bangunan Vihara dan Kelenteng di Singkawang.

Berbagai acara tradisi tahunan khas Tionghoa juga sering digelar seperti, Festival Cap Go Meh, Festival Sembahyang Arwah. Ada juga Gawai Dayak sebuah perayaan rutin tahunan yang merupakan wujud rasa syukur setelah masa panen padi. Kegiatan yang dilakukan seperti upacara adat, tari-tarian, lomba dan pameran kerajinan yang bernuansa tradisional khas suku Dayak. Festival Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) juga rutin digelar di Singkawang.

Cap Go Meh

 

Gawai Dayak Pontianak
Pameran Gawai Dayak

2. Gong Perdamaian Nusantara

Kota Singkawang menjadi salah satu kota yang menerima penghargaan sebagai kota tertoleran di Indonesia dengan diberikannya Gong Perdamaian Nusantara. Gong Perdamaian Nusantara terletak di kawasan Kantor Walikota Singkawang, Jalan Firdaus No.1 Singkawang. Teman-teman bisa mengunjungi gong ini dengan tidak dikenakan biaya apapun tentunya minta ijin dulu dengan security  yang menjaga Kantor Walikota Singkawang ya..

Penyerahan Simbol perdamaian ini oleh Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani kepada Wali Kota Singkawang, Hasan Karman, Selasa (19/6/2012) di Kawasan Gong Perdamaian Dunia, Gunung Muria, Desa Plajan, Pakis Aji, Jepara, Jawa Tengah.

Masih banyak lho yang bisa Sahabat IDC eksplor dari Kota ini. Selain alamnya yang indah, kota ini menawarkan tempat-tempat wisata yang bisa di pilih mulai dari dataran tertinggi hingga dataran yang paling rendah, karena kota ini diapit oleh gunung dan pantai.

BENGKAYANG

Bengkayang merupakan salah satu Kota kabupaten di Kalimantan Barat. Kota yang kaya akan keanekaragaman sumber daya alam yang hampir mirip Kota Singkawang yaitu mempunyai kontur tanah mulai dari pegunungan hingga kepulauan. Kabupaten Bengkayang sangatlah luas dan di dominasi dengan hutan yang lebat dan kontur alam pegunungan. Oleh sebab itu di Bengkayang banyak memiliki Air Terjun.

1. Air Terjun

Air Terjun atau biasa disebut Riam adalah wisata alam yang terkenal di Bengkayang, sebut saja Riam Pangar, Riam Merasap, Riam Jugan, Riam Berawan’t dan masih banyak riam lainnya yang masih belum aku ketahui.

Selain air terjun, Kabupaten Bengkayang juga memiliki wilayah kepulauan yaitu Pulau Kabung, Pulau Randayan, Pulau Lemukutan, dan pulau-pulau kecil yang berada disekitarnya. Aku dan sahabat IDC berkunjung ke salah satu pulau, yaitu Pulau Lemukutan.

Arung Jeram Riam Pangar

2. Pulau Lemukutan

Dari Kota Singkawang kami menuju penyeberangan Teluk Suak kemudian menyewa kapal motor yang masyarakat setempat menyebutnya Kapal Klotok. Kapal motor ini digunakan untuk menyeberang ke Pulau Lemukutan. Waktu tempuh perjalanan dari dermaga Teluk Suak menuju Pulau Lemukutan kurang lebih 1 jam 20 menit. Setiba di dermaga Pulau Lemukutan kami disambut penduduk sekitar yang menawarkan penginapan. Kami memilih penginapan yang berada ditepi pantai tepatnya di daerah Tanjung Palembang. Ohya, Desa Lemukutan memiliki banyak tanjung dan teluk seperti Teluk Besar, Teluk Cina, Tanjung Maro, Tanjung Meruhum, Melanau Barat, Melanau Timur, Teluk Palembang dan lainnya.

Penyeberangan Teluk Suak
Makan siang di Pulau Lemukutan

Snorkling adalah salah satu kegiatan yang paling banyak dilakukan pengunjung termasuk aku dan sahabat IDC, karena pesona alam yang ditawarkan sangat berpotensi sebagai tempat snorkeling. Sahabat IDC bisa bayangkan dengan pemandangan Air laut yang jernih berwarna biru pada siang hari dan karang di dasar lautan yang menghias di seluruh tepian Pulau Lemukutan membuat kita akan segera melakukan eksplorasi pemandangan bawah laut pulau ini.

Snorkeling di Pulau Lemukutan
Bakar ikan di Pulau Lemukutan

Buat Sahabat IDC yang merupakan penggemar Sea Food terutama ikan laut, wajib berbahagia karena di Pulau Lemukutan kita bisa puas makan beraneka macam ikan. Beberapa jenis ikan yang sering disajikan seperti ikan tuna, ikan geronggong, ikan teri, ikan tongkol, ikan kakap merah, ikan kakatua, ikan selayar, ikan singapur dan lain-lain. Pokoknya dijamin puas deh.  Wisata Kalimantan Barat, Berpetualang ke 3 Kota (Pontianak, Singkawang, Bengkayang), a place to remember

by Multi Siahaan